Sinkronisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih

Sinkronisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih

434
BERBAGI
Sinkronisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih, The Media Hotel, Jumat (26/8/2016)

Bawaslu DKI Jakarta, – Pemutakhiran data pemilih menjadi fokus pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan seluruh jajarannya, mengingat DP4 yang sudah diserahkan Kemendagri kepada KPU dan jajarannya harus disinkronisasi dengan DPT terakhir Pilpres 2014. Maka perlu membekali jajaran Panwas Kabupaten/Kota dan Panwas Kecamatan, tatacara pengawasan pemutakhiran data pemilih, yang bertempat di Hotel Media Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).

Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Mimah Susanti menyampaikan kepada seluruh jajaran Panwas Kabupaten/Kota dan Panwas Kecamatan yang hadir untuk memaksimalkan pengawasan pemutakhiran data pemilih ini, karena potensi data ganda, nik ganda, orang meninggal, TNI/Polri aktif masih terdapat dapat dalam DPT, mengingat DP4 yang diserahkan kepada KPU harus disinkronisasi dengan DPT terakhir Pilpres.

Kita meyakini DP4 dari pemerintah tidak banyak menuai masalah karena sudah berdasarkan e-KTP, akan tetapi apabila nanti disinkronkan dengan DPT terakhir Pilpres maka pasti akan banyak masalah didalamnya “ucapnya”.

PPU-Penca yang diundang sebagai narasumber menyampaikan agar dalam hal pemutakhiran data pemilih, penyandang disabilitas diberikan akses untuk memilih sebagai warga negara yang memiliki hak yang sama, sehingga dalam pemutakhiran data pemilih harus memperhatikan para penyandang disabilitas apakah sudah terdaftar dalam DPT atau belum “pungkasnya”.

Komentar